Nggak kerasa waktu terus berjalan hari demi hari berganti, pagi, siang, dan malam terus bertukar bumi tetap berputar umur berganti dan semua berubah kini.sejak kepergian ayahku tercinta motivasi terbesar ku ayah yang paling hebat dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kami, kepergiannya menumbangkan kami tapi kami tau ia tidak akan senang bila kami terus-menerus hidup seperti ini..
Rasanya sedih dan sangat terpukul mungkin rasa itu tak asing karna rasa itu pasti akan menerpa setiap orang yang kehilangan, karena kehilangan itu menyakitkan apa lagi kehilabngan orang yang kita sayangi.
Perlahan aku mulai bisa menerima kepergiannya tapi kenangan 15 tahun bersamanya tidak akan pernah hilang samp[ai kapan pun. Sampai saat ini aku masih berusaha untuk mewujudkan apa yang dia nasihatkan padaku sesungguhnya aku akan berusaha yah..
Tapi sayang sekali ayah ngga bisa liat aku duduk di bangku SMA biasanya ayah adalah orang pertama yang bergegas untuk mendaftarkan ku mendapat kan skolah tapi kali ini ibu kulah yang bersusah payah untuk masa depan ku dan ade.
mungkin pada awalnya aku ingin menuju ke satu sma bersama teman lama ku bisa di bilang soulmate sejati mitha, riska, uti, sasa, bebby, zahra, farah, ajeng tapi keterbatasan nilai ku menghalangi semua itu aku ngga patuh sama ayah akhirnya inilah yang ku terima
pergi ke smk (sekolah menegah kejuruan) mungkin hal itu akan menjadi baru untuk ku pribadi aku sendiri disitu ngga kenal siapa2 , tapi aku berusaha menguatkan diri sendiri dan meyakini bahwa aku bisa dan siap menerima sesuatu yang baru aku harus terus belajar, aku sadar bahwa hidupku harus berjalan walaupun tanpa mereka aku akan tegar dan kuat karena aku selalu yakin bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untuk umatnya dan memberikan kemudahan setelah kesulitan
kini aku belajar untuk tidak takut karena aku percaya Allah tidak tidur dan melindungi umatnya.
dan pelajaran lain yang ku ambil hidup ini tidak bisa seperti yang ku inginkan, tapi kita harus siap menerima segala hal yang menimpa kita, ada dua pilihan harus lebih kuat atau semakin terpuruk.
Dan bila waktu tak berujung bersamamu, kalian akan tetap dekat di hatiku selamanya Allah lah yang tau bahwa aku tulus sayang sama kalian mungkin suatu saat kita akan bersama, di surga Insya Allah, amiiin ya Rabbal 'alamin
kita nggak akan pernah tau kecuali sang khalik yang maha penentu.